Sabtu, 28 Desember 2019

Menggunakan Rumus Excel UPPER, LOWER, PROPPER

UPPER
Rumus Excel UPPER adalah fungsi (function) yang digunakan untuk mengonversi semua karakter teks ke huruf besar.


Untuk merubah kalimat kolom B menjadi format huruf kapital seperti pada kolom C bisa dengan memasukan rumus : =UPPER(text)
seperti contoh diatas kata gunadarma jika kita rubah menjadi kapital dengan rumus =UPPER(B2) akan berubah menjadi GUNADARMA .
bisa juga dengan langsung mengetikan kata pada rumus seperti : =UPPER("gunadarma")



LOWER

Rumus Excel LOWER adalah fungsi (function) yang digunakan untuk mengonversi semua karakter teks ke huruf kecil.


Untuk merubah kalimat kolom B menjadi format huruf kecil seperti pada kolom C bisa dengan memasukan rumus : =LOWER(text)
seperti contoh diatas kata gunadarma jika kita rubah menjadi kecil dengan rumus =UPPER(B2) akan tetap menjadi gunadarma . karena kalimat sebelumnya sudah merupakan huruf kecil.
bisa juga dengan langsung mengetikan kata pada rumus seperti : =LOWER("gunadarma")


PROPER

Rumus Excel PROPER adalah fungsi (function) yang digunakan untuk mengonversi karakter awal setiap kata ke huruf besar dengan lainnya huruf kecil. Berikut sistematika fungsi PROPER di Excel,

Untuk merubah kalimat menggunakan rumus propper yaitu  =PROPER(text)
seperti contoh diatas kata gunadarma jika kita rubah menjadi kecil dengan rumus =PROPER(B2) akan berubah menjadi Gunadarma . .
bisa juga dengan langsung mengetikan kata pada rumus seperti : =PROPER("gunadarma")


Contoh Soal Akuntansi

TUGAS EKONOMI KOPERASI 4

TUGAS EKONOMI KOPERASI 4
NAMA : SHOFANI APRIROSYANINGSIH
NPM : 15217673
KELAS : 3EA11
1. Jelaskan peran koperasi dan tantangan yang dihadapi dalam era globalisasi
Jika diketahui peran koperasi adalah :

1.      Koperasi dapat mengurangi tingkat pengangguran
Kehadiran koperasi diharapkan dapat menolong nasib mereka yang membutuhkan pekerjaan, karena dengan adanya koperasi akan dibutuhkan banyak pekerja untuk mengelola usahanya.

2.      Koperasi dapat mengembangkan kegiatan usaha masyarakat
Sebagai contoh, koperasi yang bergerak dalam bidang usaha pengadaan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani. Dengan adanya koperasi tersebut, maka petani dapat membeli kebutuhan alat-alat pertanian di koperasi dengan harga lebih murah, sehingga dapat meningkatkan kegiatan usaha pertanian tersebut.

3.      Koperasi dapat berperan ikut meningkatkan pendidikan rakyat, terutama pendidikan perkoperasian dan dunia usaha.
Koperasi dapat memberikan pendidikan kepada para anggota koperasi dan dapat mengamalkan pengetahuannya tersebut kepada masyarakat sekitar.

4.      Koperasi dapat berperan sebagai alat perjuangan ekonomi
Sesuai dengan prinsip koperasi bahwa koperasi harus memiliki kemandirian, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya. Majunya koperasi akan dapat memberi dorongan untuk meningkatkan taraf hidup para anggota dan masyarakat.

5.      Koperasi Indonesia dapat berperan menciptakan demokrasi ekonomi
Demokrasi ekonomi yang dimaksud adalah menekankan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, sedangkan pemerintah hanya wajib memberi dorongan, pengarahan, dan bimbingan.

6.      Koperasi Indonesia berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional
Koperasi sebagai salah satu urat nadi perekonomian bangsa, perlu dikembangkan bersama kegiatan usaha lainnya. Dengan memberdayakan koperasi, berarti pula dapat memberdayakan masyarakat, yang pada akhirnya akan dapat memberdayakan perekonomian nasional.
Tantangan yang dihadapi koperasi dalam era globalisasi :
1.      Akses terhadap informasi pasar dan teknologi masih relatif rendah
Khususnya dalam penerapan sistem administrasi dan keuangan yang masih tertinggal jauh sehingga sulit bersaing dengan pengusaha lainnya. kurangnya pendidikan tentang pemanfaatan teknologi dalam pemasaran maupun pengembangan koperasi dibidang lainnya,akan menyebabkan koperasi sulit berkembang apalagi untuk bersaing dalam era globalisasi saat ini.


2.      Akses terhadap sumber permodalan masih rendah.
berdasarkan pengamatan dan penelitian pada kenyataannya beberapa koperasi yang lebihmengandalkan modal sendiri. Mereka cukup puas dengan modal yang dipupuk sendiri, walaupun sebenarnya membuthukan tambahan modal dari pihak luar.

3.      Kapasitas Sumber Daya Manusia masih rendah
Faktor budaya menjadi salah satu kendala rendahnya tingkat pendidikan normal masyarakat juga tidak memberi kesepatan untuk terlalu banyak aktif dalam berorganisasi. hal itu menyebabkan mereka banyak yang menjadi tenaga paruh waktu dalam koperasi. Dengan terbatasnya kapasitas sumberdaya manusia akan berpengaruh pula dalam akses informasi pasar dan teknologi. Sehingga mengakibatkan koperasi kalah bersaing dengan pelaku usaha yang lain.

4.      Keberadaan koperasi belum cukup dikenal apalagi mengakar kalangan masyarakat.
Belum dikenalnya keberadaan koperasi dikalangan masyarakat merupakan masalah besar yang menjadi salah satu penyebab sulitnya koperasi berkembang di indonesia, berdasarkan pengamatan terhadap beberapa kelompok masyarakat ternyata sebagian daripada mereka tidak tahu akan keberadaan peran koperasi sebagai organisasi ekonomi yang dapat memberikan bantuan dalam berbagai aspek perekonomian. Ada sebagian kelompok lain yang takut ikut berorganisasi karena mereka menduga bahwa keikutsertaanya harus membayar sejumlah uang

2.      Bagaimana manajemen strategic yang harus disiapkan oleh koperasi menghadapi tantangan tersebut.
Yang harus dilakukan pertama ialah:
1.      Sumber Daya Manusia & Permodalan.
Jika sebuah koperasi ingin memajukan dan mengembangkan usahanya haruslah mempunyai sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki intelektualitas yang tinggi serta mempunyai wawasan yang luas agar sebuah koperasi selalu mempunyai inovasi baru lewat program-program dan kegiatan yang dapat membuat masyarakat lebih merasakan manfaat koperasi dan masyarakat tertarik untuk menjadi anggota koperasi. Selain manusia yang mengelola koperasi, permodalan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Karena apabila modal yang dimiliki oleh sebuah koperasi itu minimal atau kurang dapat menghambat koperasi untuk berkembang karena tidak akan bisa melakukan program ataupun kegiatan yang telah disusun secara maksimal untuk memajukan koperasi tersebut. Jadi bisa dilakukan penambahan modal dari luar agar koperasi dapat berjalan secara maksimal tanpa terhambat karena keuangan.
2.      Tekonologi dalam Koperasi.
Dalam era globalisasi yang semakin pesat, teknologi adalah hal yang sangat penting dan menjadi faktor utama juga yang sangat mendukung sebuah koperasi untuk maju, sehingga teknologi juga sangat perlu untuk diperhatikan. Teknologi yang canggih juga dapat membantu SDM untuk mengelola data sebuah koperasi, membantu bila diperlukan suatu keputusan yang jelas, akurat, dan tepat, juga mempermudah dalam membuat program-program untuk koperasi. Jadi koperasi harus terus selalu mengupdate apa teknologi yang digunakan agar dapat memaksimalkan pekerjaan yang dilakukan.
3.      Peran Pemerintah dan Masyarakat Indonesia. 
Peran pemerintah Indonesia sangatlah dibutuhkan, karena tanpa adanya campur tangan pemerintah koperasi akan sangat sulit berkembang apalagi bersaing dengan negara lain di era globalisasi ini. Dukungan dan program pemenrintah serta bantuian secara moril dan materil sangat dibutuhkan untuk mengembangkan pemerintah. Karena dengan adanya sosialisasi dan program pemerintah yang dapat membuat masyarakat Indonesia tertarik akan membuat koperasi makin dengan dengan rakyat. Dan bila masyarakat sudah semakin mengenal apa itu koperasi, apa saja layanan yang koperasi berikan maka masyarakat semakin tertarik untuk ikut bergabung dan menjadi pengurus ataupun anggota koperasi.

Usaha lain yang dapat dilakukan koperasi untuk menghadapi persaingan pasar global adalah :
·         Melakukan pembenahan manajerial.
·         Kemudian melakukan strategi integrasi ke luar dan ke dalam.
·         Meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan distribusi.
·         Melakukan penataan kembali terhadap hambatan internal dengan mengikis segala konflik yang ada.
·         Melihat peluang-peluang yang dapat kita manfaatkan untuk memajukan koperasi ditahap yang lebih tinggi lagi yakni dalam tahap internasional.
·         Kemudian mengembangkan atau menjalani peluang tersebut dengan cara yang sudah tersusun rapi dengan proses dan cara yang baik juga.
·         Dengan melihat banyaknya pesaing dalam pasar global, itu menjadi pemacu kita untuk bisa lebih berkembang lagi.
·         Menjalankan susunan rencana dengan baik dan benar, agar cita-cita koperasi Indonesia dapat menghadapi pasar global dapat terwujud.
·         Bekerjasama dengan Pemerintah dan masyarakat khususnya anggota koperasi, agar kita dapat maju bersama-sama.

Bisa juga dengan melakukan langkah berikut agar koperasi dapat menghadapi era-globalisasi.

1.      Dalam menjalankan usahanya, pengurus koperasi harus mampu mengidentifikasi kebutuhan kolektif anggotanya dan memenuhi kebutuhan tersebut. Proses untuk menemukan kebutuhan kolektif anggota sifatnya kondisional dan lokal spesifik. Dengan mempertimbangkan aspirasi anggota-anggotanya, sangat dimungkinkan kebutuhan kolektif setiap koperasi berbeda-beda.
2.      Adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.
3.      Kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi. Disamping kerja keras, figur pengurus koperasi hendaknya dipilih orang yang amanah, jujur serta transparan.
4.      Membagi koperasi menurut beberapa sektor :
·         koperasi produsen atau koperasi yang bergerak di bidang produksi,
·         koperasi konsumen atau koperasi konsumsi, dan
·         koperasi kredit dan jasa keuangan
5.      Pemahaman pengurus dan anggota akan jati diri koperasi, pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip gerakan koperasi harus dijadikan point penting karena hal itu yang mendasari segala aktifitas koperasi. Aparatur pemerintah terutama departemen yang membidangi masalah koperasi perlu pula untuk memahami secara utuh dan mendalam mengenai perkoperasian.
6.      Kegiatan koperasi bersinergi dengan aktifitas usaha anggotanya.
7.      Koperasi produksi harus merubah strategi kegiatannya dengan mereorganisasi kembali supaya kompatibel dengan tantangan yang dihadapi.

4.      Peluang apa sajakah yang bisa dimanfaatkan oleh koperasi terkait dengan kondisi yang ada
1.      Tingginya komitmen dan dukungan politik masyarakat, pemerintah Daerah dan lembaga legistatif terhadap pembangunan ekonomi rakyat sebagai pelaku utama dalam perekonomian nasional dan domestik merupakan titik terang dalam perkembangan koperasi saat ini.


2.      Prospek kemajuan terbuka lebar karena krisis ekonomi yang telah pulih akibat krisis berkepanjangan. Pemerintah perlu menciptakan kesadaran masyarakat untuk ikutmembangun perekonomian Indonesia melalui usaha kecil menengah dan koperasi.
3.      Stabilitas potitik dan keamanan yang relatif aman dan terjaga diharapkan dapatmeningkatkan daya beli dan keanekaragaman pola permintaan masyarakat.
4.      Jumlah penduduk yang sangat besar, berarti pasar dalam negeri akan berkembang lebih besar sehingga memberi peluang untuk menumbuhkan usaha nasional.
5.      Pemerintah telah menetapkan arah pembangunan dengan penekanan pada pendidikanyang diharapkan semakin link and match dengan tantangan persaingan tenaga kerjadan penciptaan wirausaha baru.
6.      Globalisasi mendorong kerja sama regional dan internasional yang pada gilirannya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan koperasi.
7.      Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberi peluang kepada koperasi untuk meningkatkan kinerjanya. Dengan perkembangan teknologi informasi, layanan internet mudah diakses dimana-mana. hal itu membuka peluang bagi koperasi untuk mendapatkan informasi tentang peluang pasar. juga bisa dimanfaatkan unuk mempromosikan poduknya melalui internet.
5.      Cari jurnal yang membahas tentang hal tersebut dan buat ringkasannya
Eksistensi Koperasi : Peluang Dan Tantangan Di Era Pasar Global Vol. 1 No. 2 / Desember 2004 oleh Purbayu Budi Santosa
Globalisasi menggambarkan proses percepatan interaksi yang luas dalam bidang politik, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya. Globalisasi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan multi lapis dan multi dimensi proses dan fenomena hidup yang sebagian besar didorong oleh Barat dan khususnya kapitalisme beserta ni lainilai hidupnya dan pelaksanaannya (Samuel M. Makinda dalam Dochak Latief, 2000). Dilihat dari kacamata ekonomi, esensi globalisasi pada dasarnya adalah peningkatan interaksi dan integrasi di dalam perekonomian baik di dalam maupun antar negara, yang meliputi aspek-aspek perdagangan, investasi, perpindahan faktor-faktor produksi dalam bentuk migrasi tenaga kerja dan penanaman modal asing, keuangan dan perbankan internasional serta arus devisa (Mahmud Toha, 2002). Interaksi ekonomi antar negara tersebut mencakup arus perdagangan, produksi dan keuangan, sedangkan integrasi berarti bahwa perekonomian lokal atau nasional setiap negara secara efektif merupakan bagian yang tidak otonom dari satu perekonomian tunggal dunia. Jadi pengertian integrasi lebih keras/tegas dibandingkan interaksi. Berdasarkan kedua kata kunci tersebut pengertian globalisasi ekonomi adalah suatu kondisi dimana perekonomian nasional dan lokal terintegrasi dalam satu perekonomian tunggal yang bersifat global

Eksistensi Koperasi Dalam Perekonomian Indonesia Pelaku ekonomi Indonesia ada tiga yaitu BUMN / BUMD, koperasi dan BUMS (swasta). Dengan demikian eksistensi koperasi absah di Indonesia, bahkan diharapkan dapat menjadi soko-guru perekonomian Indonesia. Meskipun tujuan ideal koperasi sebagai soko guru dalam perekonomian Indonesia, namun peran koperasi kalah jauh dibandingkan BUMN / BUMD apalagi dengan BUMS. Koperasi berasal dari bahasa Latin, yaitu co yang berarti bersama dan operare berarti bergerak berusaha. Jadi secara singkat dalam koperasi harus ditunjukkan kebersamaan dalam menjalankan usaha (Suratal HW, 1993).
Menurut UU Nomor 25/1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orangseorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dari definisi koperasi tersebut, maka ada lima unsur pokok yaitu:
1) Koperasi sebagai badan usaha
2) Beranggotakan orang-seorang bagi koperasi primer atau badan hukum koperasi bagi koperasi sekunder
3) Prinsip ekonomi sebagai dasar kegiatannya
4) Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat
5) Berdasarkan atas asas kekeluargaan
Menurut Bung Hatta, koperasi harus tetap teguh memegang dua asas yaitu:
1) Asas Individualitas, yaitu koperasi dan anggota koperasi harus percaya pada kekuatan diri sendiri.
2) Asas Solidaritas, yaitu kesetiakawanan antara anggota, antara Pengurus/ Pengawas dan antara anggota dengan Pengurus / Pengawas.
Nilai dasar koperasi meliputi:
1) Keadilan
2) Persamaan
3) Saling tolong menolong
Ide dasar koperasi Indonesia meliputi:
1) Kesempatan dalam hak yang sama.
2) Pembagian pendapatan dan kekuasaan yang adil.
3) Kesukarelaan dalam peningkatan partisipasi, komitmen dan tanggungjawab.
4) Melayani kebutuhan (ekonomi) para anggota.
Mengenai etika dasar koperasi adalah:
1) Kejujuran
2) Kemanusiaan dan Kepedulian
3) Kesetiakawanan dan Kebersamaan
4) Kebenaran
5) Pikiran Demokrasi
6) Perilaku Kontruktif
Prinsip-prinsip dasar koperasi Indonesia adalah:
1) Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2) Pengelolaan dilakukan secara demokratis
3) Pembagian sisa hasil usaha (SHU) dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa dari masing-masing anggota
4) Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
5) Kemandirian
6) Pendidikan Perkoperasian
 7) Kerjasama antar koperasi
Tujuan didirikannya koperasi meliputi:
1) Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
2) Membangun tatanan Perekonomian Nasional agar makin maju, adil dan makmur
Peranan Koperasi yaitu:
1) Mempertinggi kualitas kehidupan manusia seutuhnya
2) Berupaya untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian Nasional
3) Memperkokoh perekonomian rakyat


Peluang dan Tantangan Koperasi Dalam Era Globalisasi
 Pada waktu krisis moneter dan ekonomi menghantam Indonesia, ternyata BUMS dan BUMN/BUMD banyak yang kelimpungan gulung tikar, meninggalkan hutang yang demikian besr. Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) yang biasanya dianggap tidak penting dan disepelekan justru sebagian besar dapat eksis dalam menghadapi badai krisis. Dengan demikian sektor yang disebut belakangan (UKMK) dapat menjadi pengganjal untuk tidak terjadinya kebangkrutan perekonomian, bahkan sebaliknya dapat diharapkan sebagai motor penggerak roda perekonomian nasional untuk keluar dari krisis. Sebagai misal banyak peluang pasar yang semula tertutup sekarang menjadi terbuka. Contohnya, akibat mahalnya harga obat, yang sebagian besar masih harus diimpor, produsen jamu (ada yang membentuk koperasi) mendapat kesempatan memperlebar pasarnya dari pangsa yang lebih menyerupai "ceruk pasar" menuju kepada pasar yang lebih bermakna.  
Terlepas apakah globalisasi benar-benar akan terwujud atau hanya impian ataupun kejadian hanya bersifat parsial saha dan bahkan mungkin dalam bentuk yang sama sekali ebrbeda, itu semata-mata rahasia Allah SWT. Seandainya globalisasi benar-benar terwujud sesuai dengan skenario terjadinya pasar bebas dan persaingan bebas, maka bukan berarti tamatlah riwayatnya koperasi. Peluang koperasi untuk tetap berperan dalam percaturan perekonomian nasional dan itnernasional terbuka lebar asal koperasi dapat berbenah diri menjadi salah satu pelaku ekonomi (badan usaha) yang kompetitif dibandingkan pelaku ekonomi lainnya. Tantangan untuk pengembangan masa depan memang relatif berat, karena kalau tidak dilakukan pemberdayaan dalam koperasi dapat tergusur dalam percaturan persaingan yang makin alam kamin intens dan mengglobal. Kalu kita lihat ciri-ciri globalisasi dimana pergerakan barang, modal dan uang demikian bebas dan perlakuan terhadap pelaku ekonomi sendiri dan asing (luar negeri) sama, maka tidak ada alasan bagi suatu negara untuk meninabobokan para pelaku ekonomi (termasuk koperasi) yang tidak efisien dan kompetitif.
Langkah-Langkah Antisipatif Koperasi Dalam Globalisasi
E.F. Schumacher (1978) berpendapat bahwa small is beautiful. John Naisbitt (1944) merasa percaya bahwa masa depan perekonomian global berada ditangan unit usaha yang kecil, otonom, namun padat teknologi. Dari kedua pendapat tersebut mendorong keyakinan kita bahwa sektor-sektor usaha kecil di Indonesia perlu diberi kesempatan untuk berperan lebih banyak. Oleh karena itu. paradigms pengembangan ekonomi rakyat layak diaplikasikan dalam tatanan praktis. Pendapat A.P.Y. Djogo (dalam Mubyarto, 1999) perlu dikemukakan yang menganalisis perbedaan antara "ekonomi rakyat" dan "ekonomi konglomerat" dengan kesimpulan bahwa, jika ekonomi konglomerat "sejak dari sananya" adalah "ekonomi pertumbuhan", maka ekonomi rakyat adalah "ekonomi pemerataan". Keistimewaan koperasi tidak dikenal adanya majikan dan buruh, serta tidak ada istilah pemegang saham mayoritas. Semua anggota berposisi sama, dengan hak suara sama. Oleh karena itu, apabila aktivitas produksi yang dilakukan koperasi ternyata dapat memberi laba finansial, semua pihak akan turut menikmati laba tersebut. untuk mengembangkan koperasi banyak hal yang perlu dibenahi, baik keadaan internal maupun eksternal. Di sisi internal, dalam tubuh koperasi masih banyak virus yang merugikan. Yang paling berbahaya adalah penyalahgunaan koperasi sebagai wahana sosial politik. Manuver koperasi pada akhirnya bukan ditujukan untuk kemajuan kopearasi dan kesejahteraan anggota, mealinkan untuk keuntungan politis kelompok tertentu.. Sebagai contoh, mislanya KUD (Koprasi Unit Desa) diplesetkan menjadi "Ketua Untung Dulu", tentunya menggambarkan yang diuntungkan koperasi adalah para elit pengurusnya (Indra Ismawan, 2001). Parahnya lagi para pengurus koperasi kadangkala merangkap jabatan birokratis, politis atau jabatan kemasyarakatan, sehingga terjadinya konflik peran. Konflik yang berlatarbelakang non koperasi dapat terbawa kedalam lembaga koperasi, sehingga mempengaruhi citra koperasi. Dari sisi eksternal, terdapat semacam ambiguitas pemerintah dalam konteks pengembangan koperasi. Karena sumberdaya dan budidaya koperasi lebih di alokasikan untuk menguraikan konflik-konflik sosial politik, maka agenda ekonomi kOnkret tidak dapat diwujudkan. Koperasi jadi impoten, di mana fungsi sebagai wahana mobilisasi tidak dan perjuangan perekonomian rakyat kecil tidak berjalan. Jadi langkah pembenahan koperasi, pertama-tama harus dapat merestrukturisasi hambatan internal, dengan mengkikis habis segala konflik yang ada. Untuk mengganti mentalitas pencarian rente yang oportunitis, dibutuhkan upaya penumbuhkembangan etos dan mentalitas kewirausahaan para pengurus dan angota koperasi. Langkah-langkah inovasi usaha perlu terus ditumbuhkembangkan. Kedua, pembenahan manajerial. Manajemen koperasi dimasa datang menghendaki pengarahan fokus terhadap paasr, sistem pencatatan keuangan yang baik, serta perencanaan arus kas dan kebutuhan modal mendatang. Ketiga, strategi integrasi keluar dan kedalam. Dalam integrasi ke luar, dibutuhkan kerjasama terspesialisasi antar koperasi maupun kerjasama dengan para pelaku lainnya dengan prinsip saling menguntungkan. Ke dalam, koperasi dituntut untuk menempatkan anggotanya sebagai pelaku aktif dalam proses produksi dan distribusi dapat memenuhi suarat-syarat penghematan biaya, pemanfaatan modal, spesialisasi, keorganisasian, fleksibilitas dan pemekaran kesempatan kerhja. Menurut Indra Ismawan (2001), pada gilirannya koperasi akan memadukan istrilah the bigger is better dengan small is beautiful.
Sumber :

Mental Illness (Gangguan Mental)


Dikutip dari Suara.com, Mental Illness adalah kumpulan penyakit gangguan kejiwaan yang mempengaruhi pikiran, perasaaan dan perilaku seseorang. Gangguan kepribadian ini membuat penderita sulit untuk mengetahui perilaku yang dianggap normal dan tidak.  Sebagian besar gangguan kesehatan mental muncul pada masa remaja atau mungkin di awal usia 20-an.
Dikutip dari Hellosehat.com, Satu dari empat orang menderita gangguan mental (sekitar 450 juta orang di seluruh dunia). World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa hampir dua-pertiga dari orang-orang dengan gangguan mental tidak pernah menjalani perawatan medis. Kesehatan mental adalah kondisi yang dapat secara negatif memengaruhi kualitas hidup. Dengan memahami lebih lanjut mengenai kesehatan mental, pasien dapat segera mendapatkan perawatan yang tepat.
Para peneliti dari Harvard Medical School menemukan, separuh dari kasus gangguan mental dimulai dari usia sangat muda, 14 tahun dan tigaperempatnya terjadi sejak usia 24 tahun. Karena kemunculannya yang sangat dini itu, maka terapi dan penanganannya harus dilakukan sejak awal pula.
Direktur Eksekutif National Alliance on Mental Illness (NAMI), Mary Giliberti, menyatakan, ada 1 dari 5 remaja mengidap kondisi gangguan mental seperti yang dijelaskan dari name.org, tapi hanya kurang dari setengahnya yang memutuskan mencari bantuan. Padahal Mental Illness adalah gangguan jiwa yang cukup berbahaya dan dapat menyebabkan bunuh diri.
Kesehatan mental meliputi kondisi emosional, psikologis, dan kesejahteraan sosial. Sama seperti kesehatan fisik, kesehatan mental juga dapat terganggu oleh penyakit mental. Penyakit mental, juga dikenal sebagai gangguan mental, merupakan penyakit yang mempengaruhi otak Anda dengan menggangu keseimbangan kimiawi. Penyakit mental dapat menyebabkan gangguan ringan sampai gangguan berat terhadap cara Anda berpikir, merasa, bertindak dan bagaimana Anda memandang orang-orang dan peristiwa dalam hidup. Gangguan mental bisa menjadi kondisi kronis, namun dapat ditangani dengan bantuan dokter Anda.
Beberapa gangguan yang lebih umum, meliputi: depresi klinis (atau yang biasa dikenal sebagai depresi), gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit mental hanya terjadi pada jenis pasien tertentu; seperti post-partum depression hanya menyerang ibu baru setelah melahirkan.
Penyebab Penyakit Mental :
Dari berbagai penyebab gangguan kesehatan mental, berikut ini adalah beberapa gangguan yang paling umum:
·      Stres berat untuk waktu yang lama.
·      Trauma signifikan, seperti pertempuran militer, kecelakaan serius atau kejahatan dan kekerasan yang pernah dialami.
·      Kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan lainnya
·      Kekerasan pada anak
·      Faktor genetik.
·      Kelainan otak.
·      Cedera kepala.
·      Isolasi sosial atau kesepian.
·      Pengangguran atau kehilangan pekerjaan Anda.
·      Kerugian sosial, kemiskinan atau utang.
·      Mengalami diskriminasi dan stigma.
·      Kematian seseorang yang dekat dengan Anda.
·      Tunawisma atau lingkungan perumahan yang buruk.
·      Merawat anggota keluarga atau teman.
Yang Berisiko Terkena Penyakit Mental?
Walaupun penyakit mental dapat menyerang siapa saja, ada beberapa orang yang berisiko lebih tinggi, yaitu:

·      Perempuan berada pada risiko tinggi terkena penyakit mental seperti depresi dan kecemasan, sementara laki-laki lebih memiliki ketergantungan zat dan antisosial daripada wanita.
·      Orang-orang yang dilahirkan dengan kelainan pada otak.
·      Orang yang memiliki anggota keluarga atau keluarga dengan penyakit mental.
·      Orang dengan kondisi kronis.
·      Orang-orang yang memiliki pekerjaan yang memicu stress, seperti dokter dan pengusaha.
·      Orang yang memiliki masalah di masa kanak-kanak atau masalah gaya hidup.
·      Orang-orang yang mengalami kegagalan dalam hidup, seperti sekolah atau kehidupan kerja.
·      Orang yang menyalahgunakan alkohol.
·      Perempuan setelah melahirkan.
·      Orang yang pernah mengalami penyakit mental sebelumnya.

Gangguan Gejala Mental Yang Dikutip Dari Dosenpsikologi.com
1.    Merasa Cemas dan Khawatir
Tentunya setiap orang pernah mengalami tanda-tanda stress dan khawatir di dalam hidupnya. Namun kecemasan dan khawatir yang terjadi secara terus menerus merupakan tanda dari kesehatan mental dari seseoang. Apalagi jika disertai dengan gejala-gejala lainnya seperti jantung berbedar, sakit kepala, sesak napas, gelisah, diare, dan pikiran yang selalu tidak tenang.

2.    Selalu Merasa Tertekan dan Sedih
Gejala lainnya yang dapat terlihat adalah perasaan yang selalu tertekan dan sedih. Biasanya ini diperlihatkan dari mulai hilangnya minat pada hobi yang disukainya, selalu merasa sedih. mudah tersinggung dengan hal appaun, lelah sepanjang waktu, kurang merasa bersemangat, dan lainnya. Hal ini mungkin saja menandakan depresi, namun juga bisa menandakan kesehatan mental yang sedang terganggu.

3.    Mengalami Kesulitan Tidur
Umumnya manusia membutuhkan waktu sekitar 7-9 jam untuk tidur setiap malanya. Jika waktu tidur seseorang sangat kurang, maka hal tersebut dapat mempengaruhi kesehatan fisik seseorang. Namun masalahnya gangguan mental yang dialami seseorang terkadang menyebabkan orang mengalami jenis-jenis gangguan tidur yang menyebabkan orang tersebut sulit merasa ngantuk seperti mengalami insomnia.
Susah untuk tidur ataupun merasa belum beristirahat meskipun anda sudah tidur dalam waktu yang lama juga menjadi gejala-gejala yang umum terjadi pada penderita gangguan mental. Kurang tidur juga dapat dikaitkan dengan gangguan tidur yang biasanya dikenal dengan sleep apnea serta adanya ketidakseimbangan hormon. Sehingga jika anda mengalami hal ini akan lebih baik untuk berkonsulitasi pada ahlinya untuk mendapat cara mengobati susah tidur yang tepat.

4.    Terlalu Banyak Tidur
Gejala ini berbanding terbalik dengan gejala yang dijelaskan sebelumnya. Jika seseorang dengan gangguan mental dapat mengalami kesulitan tidur, maka penderita gangguan mental juga bisa mengalami gangguan yang mengakibatkan dirinya terlalu banyak tidur. Bila anda telah beristirahat lebih dari 8 jam namun tetap merasa lelah sepanjang hari maka segera untuk mengkonsultasikan dengan dokter.

5.    Stress
Stress merupakan kondisi dimana seseorang mengalami tekanan yang berat, baik itu emosi maupun mentalnya. Seseorang yang sedang mengalami stress tentunya menjadi mudah gelisah, cemas, dan tersinggung. Stress juga dapat menganggu kosentrasi dan memicu terjadinya depresi. Tak hanya dapat berpengaruh pada kondisi psikologi penderita, namun juga akan berpengaruh pada kesehatan fisik seseorang.
Ada beberapa tanda-tanda depresi yang mudah terlihat, seperti menjadi penyendiri, menjauh dari lingkungan, tidak memiliki nafsu makan, gangguan kecemasan dan lainnya yang dapat mempengaruhi dari kehidupan sehari hari yang dilakukannya. Untuk sebagian orang normal, mungkin kecemasan yang dialaminya merupakan akibat dari sesuatu hal yang akan dilakukannya. Namun untuk penderita gangguan kecemasan, rasa cemas yang dialaminya bisa muncul kapanpun bahkan tanpa diketahui penyebab yang jelas.

6.    Emosi Yang Meledak-Ledak
Setiap orang tentunya memiliki kondisi mood yang berbeda-beda, ada kalanya seseorang merasa sedih dan ada kalanya seseorang merasa bahagia, Namun jika perubahan mood yang terjadi mendadak bahkan dramatis, maka ini bisa menunjukkan gejala-gejala gangguan mental pada diri seseorang.

7.    Perubahan Pada Berat Badan dan Nafsu Makan
Hal ini juga biasanya terjadi pada orang-orang yang mengalami depresi dan tekanan berat. Biasanya diawali dengan perubahan nafsu makan yang cukup drastis bahkan kondisi parahnya adalah mengalami ciri-ciri anoreksia yang dapat membahayakan. Sehingga tak heran jika terjadi perubahan berat badan bagi penderita gangguan mental.

8.    Pendiam dan Menarik Diri Dari Lingkungan
Terkadang ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk sendiri, dan hal tersebut sangat wajar terjadi. Namun jika orang tersebut menarik diri terlalu lama dari lingkungannya, maka hal ini perlu untuk dicurigai sebagai gejala gejala gangguan mental. Sehingga jika anggota keluarga maupun teman anda ada yang mengalami kondisi seperti ini mungkin saja mereka sedang mengalami depresi, gangguan psikotik, maupun masalah kesehatan mental lainnya. Meskipun menolak untuk bergabung di sebuah lingkungan, maka dapat menandakan jika sebenarnya mereka membutuhkan bantuan.

9.    Sakit Kepala Terus Menerus
Penderita ganguan mental biasanya seringkali mengalami stress dan tekanan yang mana menyebabkan munculnya rasa sakit kepala yang dirasakan terus menerus. Sehingga jika anda sering mengalami sakit kepala berat namun juga berurusan dengan stress dan kecemasan maka dapat diartikan jika kesehatan mental anda sedang terganggu. Untuk itu segara lah mencari bantuan dari orang yang memang profesional di bidangnya.

10. Perut Terasa Nyeri
Sakit perut yang dialami secara terus menerus bisa jadi disebabkan karena stress dan kecemasan yang dirasakan seseorang. Sehingga jangan mengabaikan jika anda mengalami sakit perut yang berlangsung cukup lama. Kasus seperti ini sering dialami oleh penderita gangguan mental yang mana mengalami kecemasan berlebihan. Sehingga jangan abaikan jika anda merasakan sakit perut terus menerus dalam jangka waktu yang lama.

11. Perubahan Mood Dalam Waktu Lama
Perubahan mood yang terjadi bahkan hingga lebih dari 2 minggu bisa menjadi tanda-tanda yang kuat jika terjadi gangguan mental pada seseorang. Perubahan yang terjadi pun sangat variatif, mulai dari hiperaktif hingga melankolis bahkan tanpa didukung dengan alasan yang kuat. Hal ini juga dijelaskan oleh The National Institute of Mental Health, perilaku yang terlalu gembira maupun terlalu sedih bisa jadi tanda jika adanya gangguan bipolar dalam diri seseorang.

12. Sulit Untuk Berkosentrasi
Beberapa penelitian menjelaskan jika stress dalam jangka pendek bisa menyebabkan daya otak menjadi menurun dalam memproduksi hormon-hormon yang terlepas, khususnya yang berfungsi untuk memperluas ruang penyimpanan memori serta mengasah kosentrasi. Namun bila terjadi stress kronis yang dapat memecah kosentrasi dan perhatian, tentunya hal ini menjadi sangat berbahaya apalagi jika anda dalam kondisi sedang berkendara. Ketidakmampuan untuk fokus pada kosentrasisederhana sekalipun menjadi salah satu gejala ADHD dan depresi yang paling tampak. Biasanya hal ini disebabkan karena timbulnya perasaan bersalah, malu, ataupun kematian. Jika halini terjadi pada masakanak-kana, tentu saja akan menyebabkan pengaruh yang cukup besar pada nilai akademik maupun pergaulan sosialnya.

13. Jantung berdegup kencang
Jika anda mengalami gejala-gejala seperti jantung yang berdegup kencang terus menerus, maka akan lebih baik untuk segera memeriksakan pada dokter maupun tenaga medis. Detak jantung tidak beraturan menjadi gejala awal munculnya serangan panik. Serangan panik ini bisa jadi muncul secara tiba-tiba dan tanpa adanya peringatan. Serangan ini terjadi secara khas dan muncul dalam beberapa menit. Hal ini sangat dipengaruhi dengan tekanan yang dialami oleh seseorang.

14. Perubahan Perilaku Ekstrem
Perubahan perilaku juga dapat terlihat dari masa anak-anak ketika mengalami gangguan mental, semisal mulai membangkang kepada orang tua yang merupakan tahapan dimana anak menuju mandiri. Namun terkadang perilaku membangkang tersebut terlalu berlebihan yang mana dikenal dengan OOD. Biasanya gangguan ini akan muncul saat anak berusia 8 tahun ataupun sebelum memasuki usia remaha. Gangguan mental lainnya yang berkaitan dengan perubahan perilaku dapat dikarenakan gangguan kecemasan, ADHD, bipolar, ataupun depresi.

15. Tak Memperdulikan Penampilan Diri Sendiri
Pernahkah anda melihat seseorang yang cuek ketika melihat noda di bajunya? Hal ini mungkin bukan dikarenakan malas untuk mengganti ataupun membersihkan, namun bisa saja kemungkinan jika orang tersebut mengidap gangguan mental yang cukup serius. Misalnya saja stress berat yang mana berdampak untuk jiwa dan raga. Tidak hanya menyurutkan energi, namun juga dapatmenurunkan motivasi untuk bisa berbuat baik.

16. Indra Penciuman Tak Berfungsi
Gejala gangguan mental lainnya yang cukup parah dan terlihat adalah mulai tidak berfungsinya indra penciuman. Bila anda atau kerabat anda mulai cuek dengan kondisi bau yang tidak sedap di dalam sebuah lingkungan, maka menandakan jika tingkat stress yang dialami benar-benar kronis.

17. Merasa Tidak Berguna dan Bersalah
Selalu merasa berpikir jika dirinya gagal dan selalu melakukan kesalahan menjadi tanda-tanda jika terjadi gangguan mental dalam diri seseorang.Penderita gangguan mental seringkali menyalahkan dan mengkritik dirinya sendiri, hal ini sebenarnya menunjukkan jika dirinya sebenarnya membutuhkan bantuan. Bahkan kondisi yang terparah duperlihatkan dengan seseorang yang menyakiti dirinya sendiri. Sehingga jika anda menemukan tanda-tanda seperti ini, akan lebih baik untuk segera memberikan pertolongan.

18. Penyalahgunaan Alkohol dan Obat-Obatan
Tanda-tanda lainnya jika seseorang mengalami gangguan pada mentalnya adalah mulai menyalahgynakan alkohol dan obat-obatan yang diperuntukkan untuk zat penenang serta mengatasi masalah yang dihadapinya. Padahal bahaya penggunaan alkohol dan obat-obatan sangat berbahaya untuk kondisi fisik dan mental.
Sumber :